SUBSCRIBE

sabar...ikhlas..pasrah & ikhtiar..
"semua akan indah pd waktunya" ^v^

Jumat, 09 September 2016

Romantic Journey DAY 1

Jakarta - Kuala Lumpur, 24 August 2016, Wednesday

"To all of our dearest friends, brothers, sisters, sir, madame, family and relatives, thank you for your appreciation. We'd love to share this joyful moment with everyone who really care to us with hope all us will find the same happiness"
Regards


Annie & Pras



Tadi malam abis cek list packing terakhir,kita cepat2 tidur. Kita mau berangkat pagi2 banget, karena kita daoat first flight,jam 7.55wib. Bangun jam 3 pagi,siap-siap terus langsung berangkat ke Bandara Soeta. Hebring,jam 4.30an aja tol bandara juga macet. Makanya itu dia kita putusin untuk berangkat 3-4jam lebih cepat dari jam boarding kita.
Selesai sholat subuh,kita langsung check-in bagasi. Hip hip horee..kita berhasil cuma bawa 1 koper (15,5 kg). Tipsnya, walau bawa baju banyak,kita pake vaccum bag (bisa beli di ace hardware,isi 2 yg besar harganya sekitar rp.89.000,-). Tips ke 2, baju-bajunya kita pisahkan 2 kloter. 1 ke negara tujuan pertama, yang 1 nya lagi untuk ke negara kedua :)
Gak terlalu lama kita nunggu di dekat Gate boarding setelah cek paspor, akhirnya Gate penerbangan kita dibuka.

Bismillah..akhirnya setelah dapat panggilan Hot Seat (beli kursi seharga @rp150.000,-), kita masuk&berangkat d ke Kuala Lumpur. Kurang lebih 2jam kemudian Alhamdulillah kita sampai di Kuala Lumpur di bandara LCC atau KLIA2.

Cek ricek pasport & ambil bagasi, langsung kita beli tiket bus menuju ke KL Sentral dengan harga 11RM per orang. Tapi karena lapar, kita makan dulu yuk.
Kebetulan ada Wendys,jadi kita makan dulu disitu.



Lupa nama paketnya apa, @ 16 RM

Makan santai,tapi begitu liat jadwal tiket bus nya,kita langsung buru-buru pergi ke tempat pemberhentian bus nya. Karena disitu tertulis paling lambat 30menit dari sejak kita beli tiket. Lhaaa kita malah makan-makan dulu.hahahahaha..

Tapi ternyata naek bus nya bisa yang mana aja. Maksudnya bus-bus ditempat itu semuanya menuiu ke KL Sentral, dengan tarif yg sama juga. Jadi kalau bus penuh,langsung d berangkat. Kalau belum, pasti dipenuhi dulu kuota kursinya. No kursi gak pengaruh. Karena bus nya juga gak sesuai dengan nama bus yang tertera di tiket yang kita beli.


Perjalanan dari LCC KLIA2 ke KL Sentral sekitar 1jam. Jalannya lancar, gak macet,juga bersih. KLIA 2 ini areanya di Sepang. Dekat sama sirkuit F1&GP2.
Di bus sy duduk terpisah dengan suami,karena bus sudah penuh. Jadi karena gak ada teman ngobrol, sy jadi sedikit terkantuk2.hahahaha..


Sampai di KL Sentral (daerahnya sekitaran Little India nya Kuala Lumpur) ,awalnya kita sempat bingung,kita hrs kemana dan nik apa. Tanya punya tanya sekitar,akhirnya kita putuskan untuk naik LRT.
Kita beli token one way seharga kurang lebih 5RM untuk 2 orang tujuan ke Bukit Bintang.
Cara beli tokennya mudah,ada petunjuknya.
Pertama-tama kita pilih akomodasi seperti LRT [1] , lalu pilih tujuan kita [2] . Setelah tertera biaya yang harus dibayar, masukan uang kertasnya [3] (bisa juga koin [4], tapi kebetulan mesin yang kita gunakan ini untuk yang uang kertas saja ), nanti token & kembaliannya akan keluar lewat kotak yang ada dibawah itu [5].


Mesin dan token-nya



Kalo yang ini mesin pintu palang otomatisnya,
sebelum masuk dan keluar si token itu di tab di mesin ini dan nanti palang merahnya otomatis terbuka.
Di tab di kotak yang warna biru itu.

Untuk masuk ke LRT kita diharuskan menge-tab token agar pintu palang otomatisnya terbuka. Gak lama kemudian,LRT nya datang.
Ternyata LRT nya itu hanya melayani tujuan Titiwangsa-KL Sentral dan sebaliknya. Jadi mudah & kita gak bingung.

Sampai di Bukit Bintang kita buka map arah hotel Melange tujuan kita ( print-an maps ini penting banget,biar kita gak bingung nyari tujuan kita).

Kenapa gak buka google maps aja? Karena kita belum buka hp kita & nyalain paket net nya.
Tapi gak susah kok nyari jalan sesuai peta dari si google itu, karena juga pak suami mengerti cara baca peta.hahahaha
Walau agak nyasar sedikit,setelah diam sebentar di toko grosir, kita liat nama hotel kita. Langsung cuss d kesana&langsung check-in.

Setelah istirahat sebentar,sambil kasih2 kabar orang2 tercinta di Jkt,sekitar jam 16.00 waktu setempat,kita mau langsung jalan-jalan.
Tujuan kita sore ini ke KLCC atau Kuala Lumpur Convention Center alias Menara Petronas alias Menara Kembar.

Naik apa kesana?  kita putuskan untuk naik GOKL (sarana bus transportasi Gratis di Kuala Lumpur). Perhatikan jalur & tulisan warna tanda di Bus nya ya (cetak juga ya peta jalur bus GOKL ini, penting juga lho). Kalau mau ke KLCC,kita naiknya yang Jalur Hijau (Green Line).



Tulisan Green Line nya nanti ada di panel hitam diatas itu, berupa Running text

Untuk bus nya, kapasitasnya banyak, bisa duduk dan berdiri (tapi gak padat sekali) dan pastinya ac nya juga dingin, nyaman dan bersih.

Kurang lebih 30-45menit,kita sampai di KLCC.
Ngapain aja disana?  Langsung prepare ambil kamera&tripod, terus foto2. Cekrak cekrek sampai bosan (karena pak suami hoby foto,jadi acara pemotretannya lama juga, gak asal cekrek, tapi serius ambil yang bagus2).

Menjelang magrib jam 18.00an,kita beli minum dulu di Suria Mall dekat dengan KLCC. Mall nya rame & disekitar perkantoran tersebut juga ramai, karena bertepatan dengan berakhirnya jam kerja di hari itu (di Area KLCC itu banyak gedung2 perkantoran). Jam 18.00-19.00 disana ternyata masih cukup terang, gak berasa kayak jam segitu. Karena kita sudah lelah & kurang tidur hari itu, jam 20.00 kita balik lagi ke hotel, dengan naek GOKL Green Line.




Tiba di Bukit Bintang, kita putuskan untuk beli makan terlebih dahulu. Karena saya mau cari makanan halal, akhirnya kita beli Kebab Turki [karena penjualnya seperti orang-orang Turki :D ] , kentang goreng yang berbonus roti kebab (total 24 RM), juga jus strawberry kiwi seharga 10.9 RM. Dan kita santap di dalam kamar hotel karena kita sudah cukup lelah, setelah itu bersih-bersih diri&istirahat dulu..



Si mas juice yang sadar mau di foto, begitu dibilang mau foto, langsung kasih tampang senyum d. Syukron


Daging ayam yang dipanggang besar banget, beda sama yang biasa ada di Jakarta


Kebab porsi kecil dan paket kentang yang terdiri dari kentang, irisan tomat,
irisan seperti tomat Jepang, mayonaise dan roti kebab

Review kamar hotel dan hotel Melange :
- Recepcionistnya di desain dengan cukup unik, dengan meja recepcionist bewarna hitam dan ada tempat duduk yang di tengahnya terdapat lampu hias yang tiangnya berbentuk pistol laras panjang bewarna emas.
- Recepsionist nya yang bernama Andi orangnya ramah banget , informatif dan sangat menolong sekali waktu kita bertanya arah tujuan wisata kita dan kendaraan apa yang bisa kita naiki.
- Lorong hotelnya terlihat romantis, di dekor dindingnya ditutupi dengan gordyn bewarna putih.
- Nomor kamar hotel didesain tidak seperti biasanya di letakan di pintu atau dinding kamar, etapi di bawah dekat pintu kamar.
- Untuk kamar hotelnya didesain secara minimalis putih bersih dengan meja tulis dan lapu-lampu kamar dan kursi yang terbuat dari solid plastik dan ditata dengan manis dan rapi. Overall kamar ini tidak terlalu besar, tapi cukup nyaman dan bersih.
- Kamar mandi inilah yang paling aku suka. Bersih dan harum. Dindingnya dilapisi marmer travertine dan perlengkapan toilet yang bewarna putih dan bersih juga air pancurannya yang desain pancuran kotak dan memancurkan air yang banyak seperti air hujan. Dilengkapi dengan sabun, shampoo, handuk juga hair dryer.



-= to be continued =-

ROMANTIC JOURNEY

Mendadak banget sebenarnya rencana liburan kali ini.
Excited banget pastinya, sampai-sampai langsung buat ittenerary (itin) bayang-bayang sampai jadi itin yang sebenarnya.

Wajib banget buat itin kalau mau liburan gini, karena biar jadwalnya padat tapi masih bisa teratur mau apa, ngapain aja dan kemananya, atur waktunya dan yang gak kalah pentingnya adalah atur-atur budgeting yang akan dikeluarkan, misalnya untuk makan, cemal-cemil, transportasi selama bepergian, oleh-oleh dan wisata. Wajib banyak baca refrensi misalnya dari internet atau tanya teman-teman yang sudah berpengalaman biar tau bayangannya seperti apa tempat dan budgeting yang dibutuhkan.

Awal rencana mau perginya pas banget dengan hari Anniversary kita yang ke 7 tahun. Tapi karena ada accident kecil, pak suami terkilir dan perlu waktu untuk penyembuhan, jadi kita undur sekitar 3-4 minggu ke depan. Biar fit sehat pak suaminya dan semuanya :D (disiniah kita harus sadar, kalau kita sudah punya rencana tapi ALLAH SWT belum mengijinkan, pasti elum bisa telaksana sesuai dengan kemauan kita)

Yang diperlukan untuk persiapannya antara lain :
- Booking tiket pesawat pulang dan pergi, juga hotel (biasanya di beberapa negara perlu menunjukan dan mencatat alamat hotel dan tiket kembali ke negara asal kita).
- Buat ittenerary (itin) dan budgeting.
- Peta-peta bus, MRT, LRT, Taxi, hotel dan sekitarnya dan wilayah wisata yang dituju.
- Perlengkapan pribadi dan obat ( kita selalu punya check list mengenai ini. Lengkap dan detail sampai hal terkecil ).
- Mental dan fisik ( karena pastinya akan banyak jalan-jalannya daripada stay di hotel..[ya iyalah...sayang tempat dan waktunya]) :D
- Tukarkan uang ke money changer (buat kita hal ini lebih praktis dan mudah walau sebenarnya pernah liat refrensi yang lebih murah kalau ambil uang di ATM di negara tujuan).
- Lapor bank terkait untuk pemakaian ATM dan Kartu kredit, agar bisa digunakan di negara tujuan.
- Dompet koin ( perlu banget ini untuk simpan-simpan koin yang akan banyak terpakai).
- Botol air minum (di Singapore air keran bisa diminum langsung, kalau mau beli harganya agak lumayan, jadi kita prepare botol minum dan bisa di refiil dimana aja).
- Cara setting hp manual atau automatic, isi pulsa dan paket internet (bisa juga nantinya beli nomor lokal di negara tujuan).
- Fotokopi passport, booking hotel dan tiket pesawat ( fotokopi passport dll ini penting banget disebar di beberapa tas tau koper yang kita bawa).
- Notebook untuk catat hal-hal penting dan menarik dll & pulpen tentunya (untuk tandatangan, isi imigration card dll).
- Jadwal sholat.

Romantic journey kali ini rencananya kita akan liburan ala backpaker-an (bukan melalui agent travel alias travelling jalan-jalan mandiri) ke Kuala Lumpur dan Singapore selama 5 hari 4 malam.

Nantikan cerita perjalan kami ya :)

-= to be continued =-



Minggu, 06 Desember 2015

Goes to Malang - The End

The Last Day Our Holiday...

Thursday, 20 Agustus 2015 and Friday, 21 Agustus 2015

Sebelum mengakhiri perjalanan kita kali ini, dari Nganjuk kita mau menuju Semarang dulu, tujuannya biar paksu istirahat dulu sejenak biar gak nonstop nyupir dari Nganjuk-Semarang :)
Perjalanan dari Nganjuk kita pilih rutenya lewat Bojonegoro.
Alhamdulillah cuaca cerah ceria, kita berangkat sekitar pukul 10.00 WIB.

Subhanallah...pemandangannya indah banget, kanan kiri liat pepohonan dan yang pasti jalanan ini sepi kendaraan yang lewat.






Karena ada perbaikan jalan dibeberapa titik, terpaksa kita lewat jalan yang agak muter sedikit, tapi gak terlalu jauh dari rute yang seharusnya. Kita lewat Cepu dan akhirnya sampailah kita di kota Semarang sekitar pukul 17.00.

Sebelumnya check in ke hotel, kita makan siang yang kesorean ini di rumah makan Ayam goreng Kalasan, khas nya kota Semarang, di jalan Gajah Mada no.117.




Ayam gorengnya ayam kampung yang dilengkapi dengan kremesannya. Ayamnya enak, renyah, gurih dan gak alot. Dilengkapi juga dengan sayur cah kangkung, ini sayur asli enak, segar banget, khasnya masakan rumah yang segar :D

Setelah makan siang yang kesorean, akhirnya kita check in ke hotel yang sudah kita booking sebelumnya, di Hotel Ibis Simpang Lima.

Kenapa kita pilih hotel disini, karena areanya dekat dengan pusat kota, jadi gak akan terlalu jauh kalau kita mau menikmati hari di kota ini.
Review soal hotelnya yang kita rasakan kamar nya bersih, untuk ukurannya tidak terlalu luas, cukuplah untuk kita berdua, dilengkapi dengan televisi, telephone, lemari pakaian, dan ada tambahan batal tidurnya.
Di Toilet ambiencenya sangat segar, keramik dindingnya di pasang keramik mozaik yang berwarna segar gradasi kuning-orange dan merah, dilengkapi dengan closet duduk, wastafel kecil dan area shower, juga ada hair dryernya :D

*maaf foto toilet agak crash sedikit, karena waktu itu memory card nya rusak*


Malamnya kita jalan-jalan cari oleh-oleh ke Ikan Bandeng Juwana di Jl. Pandanaran 57, Semarang. Gak hanya saja jual aneka Ikan Bandeng presto tapi juga jajanan oleh-oleh khas Semarang lainnya.
Disepanjang jalan ini juga banyak menjual berbagai macam jajanan, seperti Lumpia goreng, nasi goreng dan lainnya. Setelah beli oleh-oleh, kita kembali ke hotel untuk istirahat.

---------------------------------------------------------------------------

Keesokan harinya setelah sarapan di hotel, sekitar pukul 10.00 wib kita melanjutkan perjalanan lagi menuju Jakarta. Kita lewat kota Tegal dan mampir lagi ke warung souto tempat pertama kali kita datang kemarin. Makanan yang enak dan murah merah. Asli sautonya enak dan segar. Dan maaf sekali, setiap datang ke tempat ini, kita selalu lupa untuk capture gambarnya, mungkin karena saking menikmati makanannya ya hehehehe...

Setelah makan siang dan sholat, kita lanjut pulang lagi. Dan gak lupa beli oleh-oleh Telor Asin di Brebes. Lewat tol Cipali juga tidak terlalu ramai dan jalannya alhamdulillah lancar.

Pukul 20.30 wib kita telah sampai dirumah Ibu dan Bapak di Bojong Gede, Bogor.
Selamat beristirahat semua..

Senin, 16 November 2015

Goes to Malang (Part 5)

Wednesday, 19 Agustus 2015

Kemanakah acaranya hari ini? Rencananya hari itu kita mau ke Museum Angkut (wajib dikunjungi pak suami yg hobby mobil vintage dan diecast).

Berhubung Museum Angkut bukanya jam 12 siang, jadi hari ini kita santai2 aja dulu di hotel setelah sarapan pagi. Santai2 sekalian eksplor hotel&cottage ini. Krn kalau aku liat2 lewat teras,taman hotel ini bagus bgt,banyak pohon&bunga2, berbagai macam burung peliharaan, tempat bermain anak dan jalan menuju cottages nya juga bagus penataan tamannya.


Taman Royal Orchid Hotel&Cottage, Batu - Malang



Menunggu waktu siang,jadilah kita jalan2 di tamannya,sambil tak lupa foto2 :D Jarang banget niy aku punya foto berdua pak suami. Karena kita jarang selfie ataupun wefie..jadi sekalinya kita jalan2,sekalian d kita foto2 wefie. Gak lupa dong sedia tripod kameranya xixixixi.
Puas banget menikmati pemandangan di hotel&cottage ini, banyak spot bagus utk foto2. Aku paling suka sama tanaman rambat di taman dan tanaman2 di lokasi itu. Wanginya bunga2 juga membuat aku betah jalan2 ditaman.


@Taman Royal Orchid Hotel&Cottage, Batu - Malang


Sekitar pukul 11 siang kita mulai check out dr hotel, menuju ke museum angkut dan nantinya langsung pulang menuju ke rumah mbah di Nganjuk.
Sampai di museum angkut, ternyata sudah cukup ramai juga, padahal hari itu bukan hari libur. Tapi gak perlu antri lama kok. Htm museum angkut @Rp.75.000,-, kamera juga di bandrol Rp.30.000 (dan tiket terusan museum d'Topeng&museum Angkut totalnya 170.000,-).

Di Museum Angkut tentunya cukup antusias bgt ya, banyak kendaraan yg tradisional hingga mobil2 vintage. Lokasinya cukup luas, penataan lay out museum nya keren banget, tidak membuat kita akan bosan. Kita juga bisa foto2 karena background maupun barang yg dipamerkan juga unik,bagus dan keren.
Aku,sebagai desainer interior pameran pun cukup kagum dengan penataan ruang, alur pengunjung dan background bangunan&backdropnya. Kepikiran sama aku, untuk membuat konsep museum itu dibutuhkan waktu berapa lama&berapa arsitek&desainer nya ya..hehehehehe..(sempat2nya sedang liburan mikirin yang berhubungan sama kerjaan hahahahaha).


@Museum Angkut, Batu - Malang


Awalnya mau mulai makan siang&pulang sebelum jam 3 sore, ternyata di museum angkut ini membuat kita betah berlama2. Kita gak sempat juga ke museum d' Topeng karena memang waktunya gak cukup. Akhirnya kita keluar dr lokasi sekitar pukul 4, dan kita menuju ke Rumah Sosis di dekat BNS. Tapi rupanya di Rumah Sosis, restaurant2nya tutup,mungkin karena bukan akhir minggu ya..Jadinya kita hanya makan sosis bakar&susu dingin (total Rp.50.000,-).

Belum kenyang ya rasanya hanya makan sosis,hehehehe..jadilah kita makan siang yang kesorean ini di Lesehan sate kelinci. Balik lagi ke tempat ini, karena memang enak sop buntut bakarnya ini. Pak suami pun memilih menu sop buntut bakarnya juga. Menu kali ini totalnya Rp.100.000,-
Beli oleh-oleh Strudel dulu sebelum pulang. Lewat Kandangan lagi jalan pulangnya, karena kesorean, jadilah didaerah ini saat magrib. Agak2 seram juga ya,karena gelap lewat daerah pegunungan, juga jarang kendaraan lain yg lewat daerah ini.

Di daerah Kediri di dekat alun-alun sedang ada pawai 17Agustus-an,jadilah kita kena macet yang sangat dan kita harus cari-cari jalan mutar untuk menghindari macet.
Alhamdulillah sampai juga di rumah mbah sekitar pukul 20.30WIB.

Thursday, 20 Agustus 2015
Jadwal hari ini agak santai, karena mang tidak ada agenda apa-apa hari ini. Hanya ingin kumpul keluarga bersama mbah. Gak lupa juga dirumah kita pijit badan dulu,untuk merenggangkan otot capek jalan2 hahahahah..

Menjelang siang kita jalan-jalan ke alun-alun Kota Nganjuk, sekalian beli sate ayam dan rawon tentunya (belum lengkap rasanya ke Jawa Timur tanpa makan rawon :D ). Sore setelah makan, aku dan paksu keluar lagi, rencananya mau mencari wedang ronde di alun-alun Nganjuk, tapi ternyata tidak ada sama sekali. Jadinya kita hanya beli stock cemilan&minuman untuk diperjalanan besok pulang. Dan istirahat d malam ini, simpan tenaga utk perjalanan pulang besok :D

Minggu, 15 November 2015

Goes to Malang (Part 4)

Tuesday, 18 Agustus 2015

Masih di Malang...senangnya karena masih menikmati yang namanya liburan.hehehehe...
Setelah sarapan pagi ini, aku dan suami berencana jalan2 ke Malang...agendanya adalah....Wisata Kuliner :D
Horrreee.....

Berbekal dr ulasan2 di blog, siaran2 di televisi dan cerita orang-orang, kita mulai perjalanan kulineran kita ke Malang.
Perjalanan ke kota Malang cukup terbilang lancar, walau menurut beberapa cerita teman, biasanya di akhir minggu dan hari libur biasanya perjalanan dari Batu ke Malang akan macet. Alhamdulillah hari itu kita gak terkena macet, karena  kita jalannya kan hari kerja :)

  • Kulineran yang pertama tentu saja kita ke Bakso Malang President di Jl.Batanghari no.5, Malang.
Cukup unik tempatnya, karena area makannya bersebelahan dengan rel kereta jurusan Jakarta / Surabaya ke Malang dan yang pasti antrinya cukup panjang. Ada baiknya 1 orang cari tempat dulu, yang satunya antri untuk pesanan makanannya dan bayar :)



Menunya macam2 disini, dan enaknya sudah dipaket2in, jadi kita tinggal pilih aja. Menu yang kita pilih adalah bakso malang urat spesial, bakso bakar dan lontong. Konon katanya bakso bakarnya ini yang paling terkenal dan benar aja, pas dimakan, rasanya enak banget. Tak lupa pesan minum es Jeruk nya juga 2 buah :D Untuk porsi makan dan minum 2 orang ini, budget yg dikeluarkan Rp.100.000,-
Bakso malangnya juga enak dan porsinya besar, cukup kenyang walau dari penampilannya sepertinya gak ngenyangin :D tapi untuk kuahnya,kurang terlalu panas, jadi cepat dingin (kebetulan aku penikmat makanan yang masih hangat).

Note :  untuk berkunjung ke lokasi ini harap berhati2 ya, karena bersebelahan dengan rel kereta yang masih aktif dilalui oleh kereta, dan area makan dan rel kereta tsb hanya dibatasi dengan pot2 tanaman. Dan harap bagi yang membawa anak kecil untuk selalu diawasi jikalau anak2 senang bermain di area rel tersebut, karena rel kereta pasti akan menjadi sesuatu hal yang menarik utk anak-anak.

Pengalaman kemarin kesana, ada ibu2 yang sedang ingin mangambil foto si anak si rel tersebut, tiba2 kereta lewat. pengunjungpun ikutan berteriak memperingati ibu tersebut, alhamdulillah anak dan ibu itu tetap selamat. Jadi, berhati-hati ya :)

  • Tujuan kulineran berikutnya adalah ke Toke Oen, di Jl.Basuki Rahmat no.5, yang katanya, kalau ke Malang biar pun cuaca dingin, gak afdol kalo gak mampir ke toko Oen ini.
Toko Oen ini sudah ada sejak 1930, bangunan, tata interiornya bahkan menu2nya masih kental dengan kesan vintage yang dipertahankan oleh pemiliknya. Ketika masuk ke dalam langsung deh berasa banget suasana vintage nya dan cukup adem karena bangunan arsitekturnya yang beratap tinggi khas bangunan jaman Belanda. Juga tulisan2 didalam toko dan menu juga masih menggunakan bahasa Belanda :)

Untuk menu yang kita pilih 2 gelas ice cream ini, kita mambayar dengan harga Rp.100.000,-
Rasa es krim nya klasik dan es krim ini khas banget dengan kekentalan yang dibuat secara home made. Kalau sudah pernah makan es krim Zanggrandi di Surabaya atau es krim Raguza di Jakarta, nah kira2  rasanya  seperti mereka itu, khas home made sejak dulu kala :)



Menu yang kita pilih : es krim peach dan triple ice

Bahkan kunci kamar mandinya masih mempertahankan kunci jaman dulu
Greeting Banner yang ditulis dengan bahasa Belanda


  • Belum puas kulineran ke Malang, kita lanjut lagi cari2 kulineran, sekarang kita ke Es Durian Dempo. Letaknya di SMA Khatolik Santo Albertus,Malang. Jln. Dempo no.7.
Untuk mencari tempatnya agak susah, karena depot ini depot es campur di belakang sekolah, nah sekolahan ini adanya di area perumahan. Kebetulan kita ketemu anak sekolahan yang sedang bermain skate board di area perumahan ini, akhirnya nanya sama mereka letak sekolahan dan depot es ini deh :)
 

Menu khas nya adalah es durian nya (untuk pak suami) dan aku pesannya es campurnya. Es campurnya agak berbeda dengan yang di Jakarta, karena isinya ada kacang hijau, serutan blewah , potongan roti tawar, cincau hitam dan kolang kaling. Es durian di bandrol dengan harga rp.10.000,- dan es campurnya Rp.7.000,- . Harga yang sangat pas untuk kantong siswa dan kita juga tentunya :)

Es durian - Es Campur

Depotnya yang bewarna kuning



Setelah kenyang berkulineran di Malang, kita balik lagi ke hotel kita menginap di Batu, istirahat sebentar dan kita berenang dulu di hotel itu. Airnya cukup adem, gak terlalu dingin, karena kita berenang pada waktu sore hari.

Berenang selesai, kita bersih2 dan sholat magrib dulu. Udah rapi, kita lanjut jalan2 lagi untuk makan malam.
  • Makan malam ini kita ke resto&cafe deZava, letaknya gak terlalu jauh dari Lesehan Sate Kelinci. Jl.Ir.Soekarno, Raya Beji.Kawasan Wisata Kota Batu, Malang.
Aku pesan spagheti dan green tea panas, sedangkan pak suami pesan beef steak dan ice chocolate. Semuanya cukup bayar Rp. 87.000,-. Bangunan resto dan cafe ini bertingkat 2, konsepnya modern, furniturenya minimalis dari kayu pinus dan suasanya sangat cozy seperti cafe pada umumnya dan untuk harga tidak yang terlalu mahal dan makanannya cukup enak.



  • Abis makan malam, belum pas rasanya kalo gak ngemil2 hahahaha...Hari itu judulnya makan terus deh.. Cemilan kali ini kita ke Pos Ketan Legenda 1967 di Alun-alun kota Batu. Ini cemilan juga legenda banget dan gak boleh dilewatkan. Setelah magrib tempat ini sudah antri, tapi antriannya teratur dan gak lama kok, hanya aja tempat duduknya memang selalu penuh.
Kalau keabisan tempat duduk, kita bisa kok duduk2 di alun-alun nya sambil menikmati suasanya kota Batu yang sejuk ini. Cemilan ini harganya cukup bersahabat kok, untuk 2 porsi ketan susu keju, 1 porsi ketan keju susu durian dan susu hangat hanya Rp.50.000,-

Susu sapi hangat ini Batu ini rasanya enak lho, murni banget dan pastinya tidak amis dan segar banget.

Ketan susu keju - Ketan susu keju durian dan susu hangat

Daftar menu Pos Ketan

  • Abis itu kemana lagi? langsung balik ke hotel kah? Tentu tidak..xixixixi...abis dari pos ketan legenda, kita cari angsle, sekuteng khas Malang, harganya Rp.5.000,-. Depotnya terletak di pinggir pemakaman, tenang, gak horor kok, karena banyak depot2 jajanan lainnya....Angsle ini sejenis sekuteng, hanya saja ada putu mayangnya. Abis makan angsle kita bekal lagi tahu petis, enak lho dimakan hangat2, dan murah meriah hanya Rp.5.000,-


Udah ya kulinerannya hari ini, setelah kenyang kulilneran, kita balik istirahat lagi ke hotel. Butuh istirahat setelah seharian muter2 dan kenyang kulineran niy xixixixixixi..
Panjang ya ulasan part 4 ini, isinya panjang ulasan makanan, yang biasanya masing2 orang mengulas di blog dalam beberapa part dan atau 1 orang mengulas dan makan 1 jenis makanan saja, kali ini aku semuanya dijadikan dalam satu part dalam satu hari..hehehehe...maaf ya kalo sampai kebosanan bacanya :)

Jumat, 09 September 2016

Romantic Journey DAY 1

Jakarta - Kuala Lumpur, 24 August 2016, Wednesday

"To all of our dearest friends, brothers, sisters, sir, madame, family and relatives, thank you for your appreciation. We'd love to share this joyful moment with everyone who really care to us with hope all us will find the same happiness"
Regards


Annie & Pras



Tadi malam abis cek list packing terakhir,kita cepat2 tidur. Kita mau berangkat pagi2 banget, karena kita daoat first flight,jam 7.55wib. Bangun jam 3 pagi,siap-siap terus langsung berangkat ke Bandara Soeta. Hebring,jam 4.30an aja tol bandara juga macet. Makanya itu dia kita putusin untuk berangkat 3-4jam lebih cepat dari jam boarding kita.
Selesai sholat subuh,kita langsung check-in bagasi. Hip hip horee..kita berhasil cuma bawa 1 koper (15,5 kg). Tipsnya, walau bawa baju banyak,kita pake vaccum bag (bisa beli di ace hardware,isi 2 yg besar harganya sekitar rp.89.000,-). Tips ke 2, baju-bajunya kita pisahkan 2 kloter. 1 ke negara tujuan pertama, yang 1 nya lagi untuk ke negara kedua :)
Gak terlalu lama kita nunggu di dekat Gate boarding setelah cek paspor, akhirnya Gate penerbangan kita dibuka.

Bismillah..akhirnya setelah dapat panggilan Hot Seat (beli kursi seharga @rp150.000,-), kita masuk&berangkat d ke Kuala Lumpur. Kurang lebih 2jam kemudian Alhamdulillah kita sampai di Kuala Lumpur di bandara LCC atau KLIA2.

Cek ricek pasport & ambil bagasi, langsung kita beli tiket bus menuju ke KL Sentral dengan harga 11RM per orang. Tapi karena lapar, kita makan dulu yuk.
Kebetulan ada Wendys,jadi kita makan dulu disitu.



Lupa nama paketnya apa, @ 16 RM

Makan santai,tapi begitu liat jadwal tiket bus nya,kita langsung buru-buru pergi ke tempat pemberhentian bus nya. Karena disitu tertulis paling lambat 30menit dari sejak kita beli tiket. Lhaaa kita malah makan-makan dulu.hahahahaha..

Tapi ternyata naek bus nya bisa yang mana aja. Maksudnya bus-bus ditempat itu semuanya menuiu ke KL Sentral, dengan tarif yg sama juga. Jadi kalau bus penuh,langsung d berangkat. Kalau belum, pasti dipenuhi dulu kuota kursinya. No kursi gak pengaruh. Karena bus nya juga gak sesuai dengan nama bus yang tertera di tiket yang kita beli.


Perjalanan dari LCC KLIA2 ke KL Sentral sekitar 1jam. Jalannya lancar, gak macet,juga bersih. KLIA 2 ini areanya di Sepang. Dekat sama sirkuit F1&GP2.
Di bus sy duduk terpisah dengan suami,karena bus sudah penuh. Jadi karena gak ada teman ngobrol, sy jadi sedikit terkantuk2.hahahaha..


Sampai di KL Sentral (daerahnya sekitaran Little India nya Kuala Lumpur) ,awalnya kita sempat bingung,kita hrs kemana dan nik apa. Tanya punya tanya sekitar,akhirnya kita putuskan untuk naik LRT.
Kita beli token one way seharga kurang lebih 5RM untuk 2 orang tujuan ke Bukit Bintang.
Cara beli tokennya mudah,ada petunjuknya.
Pertama-tama kita pilih akomodasi seperti LRT [1] , lalu pilih tujuan kita [2] . Setelah tertera biaya yang harus dibayar, masukan uang kertasnya [3] (bisa juga koin [4], tapi kebetulan mesin yang kita gunakan ini untuk yang uang kertas saja ), nanti token & kembaliannya akan keluar lewat kotak yang ada dibawah itu [5].


Mesin dan token-nya



Kalo yang ini mesin pintu palang otomatisnya,
sebelum masuk dan keluar si token itu di tab di mesin ini dan nanti palang merahnya otomatis terbuka.
Di tab di kotak yang warna biru itu.

Untuk masuk ke LRT kita diharuskan menge-tab token agar pintu palang otomatisnya terbuka. Gak lama kemudian,LRT nya datang.
Ternyata LRT nya itu hanya melayani tujuan Titiwangsa-KL Sentral dan sebaliknya. Jadi mudah & kita gak bingung.

Sampai di Bukit Bintang kita buka map arah hotel Melange tujuan kita ( print-an maps ini penting banget,biar kita gak bingung nyari tujuan kita).

Kenapa gak buka google maps aja? Karena kita belum buka hp kita & nyalain paket net nya.
Tapi gak susah kok nyari jalan sesuai peta dari si google itu, karena juga pak suami mengerti cara baca peta.hahahaha
Walau agak nyasar sedikit,setelah diam sebentar di toko grosir, kita liat nama hotel kita. Langsung cuss d kesana&langsung check-in.

Setelah istirahat sebentar,sambil kasih2 kabar orang2 tercinta di Jkt,sekitar jam 16.00 waktu setempat,kita mau langsung jalan-jalan.
Tujuan kita sore ini ke KLCC atau Kuala Lumpur Convention Center alias Menara Petronas alias Menara Kembar.

Naik apa kesana?  kita putuskan untuk naik GOKL (sarana bus transportasi Gratis di Kuala Lumpur). Perhatikan jalur & tulisan warna tanda di Bus nya ya (cetak juga ya peta jalur bus GOKL ini, penting juga lho). Kalau mau ke KLCC,kita naiknya yang Jalur Hijau (Green Line).



Tulisan Green Line nya nanti ada di panel hitam diatas itu, berupa Running text

Untuk bus nya, kapasitasnya banyak, bisa duduk dan berdiri (tapi gak padat sekali) dan pastinya ac nya juga dingin, nyaman dan bersih.

Kurang lebih 30-45menit,kita sampai di KLCC.
Ngapain aja disana?  Langsung prepare ambil kamera&tripod, terus foto2. Cekrak cekrek sampai bosan (karena pak suami hoby foto,jadi acara pemotretannya lama juga, gak asal cekrek, tapi serius ambil yang bagus2).

Menjelang magrib jam 18.00an,kita beli minum dulu di Suria Mall dekat dengan KLCC. Mall nya rame & disekitar perkantoran tersebut juga ramai, karena bertepatan dengan berakhirnya jam kerja di hari itu (di Area KLCC itu banyak gedung2 perkantoran). Jam 18.00-19.00 disana ternyata masih cukup terang, gak berasa kayak jam segitu. Karena kita sudah lelah & kurang tidur hari itu, jam 20.00 kita balik lagi ke hotel, dengan naek GOKL Green Line.




Tiba di Bukit Bintang, kita putuskan untuk beli makan terlebih dahulu. Karena saya mau cari makanan halal, akhirnya kita beli Kebab Turki [karena penjualnya seperti orang-orang Turki :D ] , kentang goreng yang berbonus roti kebab (total 24 RM), juga jus strawberry kiwi seharga 10.9 RM. Dan kita santap di dalam kamar hotel karena kita sudah cukup lelah, setelah itu bersih-bersih diri&istirahat dulu..



Si mas juice yang sadar mau di foto, begitu dibilang mau foto, langsung kasih tampang senyum d. Syukron


Daging ayam yang dipanggang besar banget, beda sama yang biasa ada di Jakarta


Kebab porsi kecil dan paket kentang yang terdiri dari kentang, irisan tomat,
irisan seperti tomat Jepang, mayonaise dan roti kebab

Review kamar hotel dan hotel Melange :
- Recepcionistnya di desain dengan cukup unik, dengan meja recepcionist bewarna hitam dan ada tempat duduk yang di tengahnya terdapat lampu hias yang tiangnya berbentuk pistol laras panjang bewarna emas.
- Recepsionist nya yang bernama Andi orangnya ramah banget , informatif dan sangat menolong sekali waktu kita bertanya arah tujuan wisata kita dan kendaraan apa yang bisa kita naiki.
- Lorong hotelnya terlihat romantis, di dekor dindingnya ditutupi dengan gordyn bewarna putih.
- Nomor kamar hotel didesain tidak seperti biasanya di letakan di pintu atau dinding kamar, etapi di bawah dekat pintu kamar.
- Untuk kamar hotelnya didesain secara minimalis putih bersih dengan meja tulis dan lapu-lampu kamar dan kursi yang terbuat dari solid plastik dan ditata dengan manis dan rapi. Overall kamar ini tidak terlalu besar, tapi cukup nyaman dan bersih.
- Kamar mandi inilah yang paling aku suka. Bersih dan harum. Dindingnya dilapisi marmer travertine dan perlengkapan toilet yang bewarna putih dan bersih juga air pancurannya yang desain pancuran kotak dan memancurkan air yang banyak seperti air hujan. Dilengkapi dengan sabun, shampoo, handuk juga hair dryer.



-= to be continued =-

ROMANTIC JOURNEY

Mendadak banget sebenarnya rencana liburan kali ini.
Excited banget pastinya, sampai-sampai langsung buat ittenerary (itin) bayang-bayang sampai jadi itin yang sebenarnya.

Wajib banget buat itin kalau mau liburan gini, karena biar jadwalnya padat tapi masih bisa teratur mau apa, ngapain aja dan kemananya, atur waktunya dan yang gak kalah pentingnya adalah atur-atur budgeting yang akan dikeluarkan, misalnya untuk makan, cemal-cemil, transportasi selama bepergian, oleh-oleh dan wisata. Wajib banyak baca refrensi misalnya dari internet atau tanya teman-teman yang sudah berpengalaman biar tau bayangannya seperti apa tempat dan budgeting yang dibutuhkan.

Awal rencana mau perginya pas banget dengan hari Anniversary kita yang ke 7 tahun. Tapi karena ada accident kecil, pak suami terkilir dan perlu waktu untuk penyembuhan, jadi kita undur sekitar 3-4 minggu ke depan. Biar fit sehat pak suaminya dan semuanya :D (disiniah kita harus sadar, kalau kita sudah punya rencana tapi ALLAH SWT belum mengijinkan, pasti elum bisa telaksana sesuai dengan kemauan kita)

Yang diperlukan untuk persiapannya antara lain :
- Booking tiket pesawat pulang dan pergi, juga hotel (biasanya di beberapa negara perlu menunjukan dan mencatat alamat hotel dan tiket kembali ke negara asal kita).
- Buat ittenerary (itin) dan budgeting.
- Peta-peta bus, MRT, LRT, Taxi, hotel dan sekitarnya dan wilayah wisata yang dituju.
- Perlengkapan pribadi dan obat ( kita selalu punya check list mengenai ini. Lengkap dan detail sampai hal terkecil ).
- Mental dan fisik ( karena pastinya akan banyak jalan-jalannya daripada stay di hotel..[ya iyalah...sayang tempat dan waktunya]) :D
- Tukarkan uang ke money changer (buat kita hal ini lebih praktis dan mudah walau sebenarnya pernah liat refrensi yang lebih murah kalau ambil uang di ATM di negara tujuan).
- Lapor bank terkait untuk pemakaian ATM dan Kartu kredit, agar bisa digunakan di negara tujuan.
- Dompet koin ( perlu banget ini untuk simpan-simpan koin yang akan banyak terpakai).
- Botol air minum (di Singapore air keran bisa diminum langsung, kalau mau beli harganya agak lumayan, jadi kita prepare botol minum dan bisa di refiil dimana aja).
- Cara setting hp manual atau automatic, isi pulsa dan paket internet (bisa juga nantinya beli nomor lokal di negara tujuan).
- Fotokopi passport, booking hotel dan tiket pesawat ( fotokopi passport dll ini penting banget disebar di beberapa tas tau koper yang kita bawa).
- Notebook untuk catat hal-hal penting dan menarik dll & pulpen tentunya (untuk tandatangan, isi imigration card dll).
- Jadwal sholat.

Romantic journey kali ini rencananya kita akan liburan ala backpaker-an (bukan melalui agent travel alias travelling jalan-jalan mandiri) ke Kuala Lumpur dan Singapore selama 5 hari 4 malam.

Nantikan cerita perjalan kami ya :)

-= to be continued =-



Minggu, 06 Desember 2015

Goes to Malang - The End

The Last Day Our Holiday...

Thursday, 20 Agustus 2015 and Friday, 21 Agustus 2015

Sebelum mengakhiri perjalanan kita kali ini, dari Nganjuk kita mau menuju Semarang dulu, tujuannya biar paksu istirahat dulu sejenak biar gak nonstop nyupir dari Nganjuk-Semarang :)
Perjalanan dari Nganjuk kita pilih rutenya lewat Bojonegoro.
Alhamdulillah cuaca cerah ceria, kita berangkat sekitar pukul 10.00 WIB.

Subhanallah...pemandangannya indah banget, kanan kiri liat pepohonan dan yang pasti jalanan ini sepi kendaraan yang lewat.






Karena ada perbaikan jalan dibeberapa titik, terpaksa kita lewat jalan yang agak muter sedikit, tapi gak terlalu jauh dari rute yang seharusnya. Kita lewat Cepu dan akhirnya sampailah kita di kota Semarang sekitar pukul 17.00.

Sebelumnya check in ke hotel, kita makan siang yang kesorean ini di rumah makan Ayam goreng Kalasan, khas nya kota Semarang, di jalan Gajah Mada no.117.




Ayam gorengnya ayam kampung yang dilengkapi dengan kremesannya. Ayamnya enak, renyah, gurih dan gak alot. Dilengkapi juga dengan sayur cah kangkung, ini sayur asli enak, segar banget, khasnya masakan rumah yang segar :D

Setelah makan siang yang kesorean, akhirnya kita check in ke hotel yang sudah kita booking sebelumnya, di Hotel Ibis Simpang Lima.

Kenapa kita pilih hotel disini, karena areanya dekat dengan pusat kota, jadi gak akan terlalu jauh kalau kita mau menikmati hari di kota ini.
Review soal hotelnya yang kita rasakan kamar nya bersih, untuk ukurannya tidak terlalu luas, cukuplah untuk kita berdua, dilengkapi dengan televisi, telephone, lemari pakaian, dan ada tambahan batal tidurnya.
Di Toilet ambiencenya sangat segar, keramik dindingnya di pasang keramik mozaik yang berwarna segar gradasi kuning-orange dan merah, dilengkapi dengan closet duduk, wastafel kecil dan area shower, juga ada hair dryernya :D

*maaf foto toilet agak crash sedikit, karena waktu itu memory card nya rusak*


Malamnya kita jalan-jalan cari oleh-oleh ke Ikan Bandeng Juwana di Jl. Pandanaran 57, Semarang. Gak hanya saja jual aneka Ikan Bandeng presto tapi juga jajanan oleh-oleh khas Semarang lainnya.
Disepanjang jalan ini juga banyak menjual berbagai macam jajanan, seperti Lumpia goreng, nasi goreng dan lainnya. Setelah beli oleh-oleh, kita kembali ke hotel untuk istirahat.

---------------------------------------------------------------------------

Keesokan harinya setelah sarapan di hotel, sekitar pukul 10.00 wib kita melanjutkan perjalanan lagi menuju Jakarta. Kita lewat kota Tegal dan mampir lagi ke warung souto tempat pertama kali kita datang kemarin. Makanan yang enak dan murah merah. Asli sautonya enak dan segar. Dan maaf sekali, setiap datang ke tempat ini, kita selalu lupa untuk capture gambarnya, mungkin karena saking menikmati makanannya ya hehehehe...

Setelah makan siang dan sholat, kita lanjut pulang lagi. Dan gak lupa beli oleh-oleh Telor Asin di Brebes. Lewat tol Cipali juga tidak terlalu ramai dan jalannya alhamdulillah lancar.

Pukul 20.30 wib kita telah sampai dirumah Ibu dan Bapak di Bojong Gede, Bogor.
Selamat beristirahat semua..

Senin, 16 November 2015

Goes to Malang (Part 5)

Wednesday, 19 Agustus 2015

Kemanakah acaranya hari ini? Rencananya hari itu kita mau ke Museum Angkut (wajib dikunjungi pak suami yg hobby mobil vintage dan diecast).

Berhubung Museum Angkut bukanya jam 12 siang, jadi hari ini kita santai2 aja dulu di hotel setelah sarapan pagi. Santai2 sekalian eksplor hotel&cottage ini. Krn kalau aku liat2 lewat teras,taman hotel ini bagus bgt,banyak pohon&bunga2, berbagai macam burung peliharaan, tempat bermain anak dan jalan menuju cottages nya juga bagus penataan tamannya.


Taman Royal Orchid Hotel&Cottage, Batu - Malang



Menunggu waktu siang,jadilah kita jalan2 di tamannya,sambil tak lupa foto2 :D Jarang banget niy aku punya foto berdua pak suami. Karena kita jarang selfie ataupun wefie..jadi sekalinya kita jalan2,sekalian d kita foto2 wefie. Gak lupa dong sedia tripod kameranya xixixixi.
Puas banget menikmati pemandangan di hotel&cottage ini, banyak spot bagus utk foto2. Aku paling suka sama tanaman rambat di taman dan tanaman2 di lokasi itu. Wanginya bunga2 juga membuat aku betah jalan2 ditaman.


@Taman Royal Orchid Hotel&Cottage, Batu - Malang


Sekitar pukul 11 siang kita mulai check out dr hotel, menuju ke museum angkut dan nantinya langsung pulang menuju ke rumah mbah di Nganjuk.
Sampai di museum angkut, ternyata sudah cukup ramai juga, padahal hari itu bukan hari libur. Tapi gak perlu antri lama kok. Htm museum angkut @Rp.75.000,-, kamera juga di bandrol Rp.30.000 (dan tiket terusan museum d'Topeng&museum Angkut totalnya 170.000,-).

Di Museum Angkut tentunya cukup antusias bgt ya, banyak kendaraan yg tradisional hingga mobil2 vintage. Lokasinya cukup luas, penataan lay out museum nya keren banget, tidak membuat kita akan bosan. Kita juga bisa foto2 karena background maupun barang yg dipamerkan juga unik,bagus dan keren.
Aku,sebagai desainer interior pameran pun cukup kagum dengan penataan ruang, alur pengunjung dan background bangunan&backdropnya. Kepikiran sama aku, untuk membuat konsep museum itu dibutuhkan waktu berapa lama&berapa arsitek&desainer nya ya..hehehehehe..(sempat2nya sedang liburan mikirin yang berhubungan sama kerjaan hahahahaha).


@Museum Angkut, Batu - Malang


Awalnya mau mulai makan siang&pulang sebelum jam 3 sore, ternyata di museum angkut ini membuat kita betah berlama2. Kita gak sempat juga ke museum d' Topeng karena memang waktunya gak cukup. Akhirnya kita keluar dr lokasi sekitar pukul 4, dan kita menuju ke Rumah Sosis di dekat BNS. Tapi rupanya di Rumah Sosis, restaurant2nya tutup,mungkin karena bukan akhir minggu ya..Jadinya kita hanya makan sosis bakar&susu dingin (total Rp.50.000,-).

Belum kenyang ya rasanya hanya makan sosis,hehehehe..jadilah kita makan siang yang kesorean ini di Lesehan sate kelinci. Balik lagi ke tempat ini, karena memang enak sop buntut bakarnya ini. Pak suami pun memilih menu sop buntut bakarnya juga. Menu kali ini totalnya Rp.100.000,-
Beli oleh-oleh Strudel dulu sebelum pulang. Lewat Kandangan lagi jalan pulangnya, karena kesorean, jadilah didaerah ini saat magrib. Agak2 seram juga ya,karena gelap lewat daerah pegunungan, juga jarang kendaraan lain yg lewat daerah ini.

Di daerah Kediri di dekat alun-alun sedang ada pawai 17Agustus-an,jadilah kita kena macet yang sangat dan kita harus cari-cari jalan mutar untuk menghindari macet.
Alhamdulillah sampai juga di rumah mbah sekitar pukul 20.30WIB.

Thursday, 20 Agustus 2015
Jadwal hari ini agak santai, karena mang tidak ada agenda apa-apa hari ini. Hanya ingin kumpul keluarga bersama mbah. Gak lupa juga dirumah kita pijit badan dulu,untuk merenggangkan otot capek jalan2 hahahahah..

Menjelang siang kita jalan-jalan ke alun-alun Kota Nganjuk, sekalian beli sate ayam dan rawon tentunya (belum lengkap rasanya ke Jawa Timur tanpa makan rawon :D ). Sore setelah makan, aku dan paksu keluar lagi, rencananya mau mencari wedang ronde di alun-alun Nganjuk, tapi ternyata tidak ada sama sekali. Jadinya kita hanya beli stock cemilan&minuman untuk diperjalanan besok pulang. Dan istirahat d malam ini, simpan tenaga utk perjalanan pulang besok :D

Minggu, 15 November 2015

Goes to Malang (Part 4)

Tuesday, 18 Agustus 2015

Masih di Malang...senangnya karena masih menikmati yang namanya liburan.hehehehe...
Setelah sarapan pagi ini, aku dan suami berencana jalan2 ke Malang...agendanya adalah....Wisata Kuliner :D
Horrreee.....

Berbekal dr ulasan2 di blog, siaran2 di televisi dan cerita orang-orang, kita mulai perjalanan kulineran kita ke Malang.
Perjalanan ke kota Malang cukup terbilang lancar, walau menurut beberapa cerita teman, biasanya di akhir minggu dan hari libur biasanya perjalanan dari Batu ke Malang akan macet. Alhamdulillah hari itu kita gak terkena macet, karena  kita jalannya kan hari kerja :)

  • Kulineran yang pertama tentu saja kita ke Bakso Malang President di Jl.Batanghari no.5, Malang.
Cukup unik tempatnya, karena area makannya bersebelahan dengan rel kereta jurusan Jakarta / Surabaya ke Malang dan yang pasti antrinya cukup panjang. Ada baiknya 1 orang cari tempat dulu, yang satunya antri untuk pesanan makanannya dan bayar :)



Menunya macam2 disini, dan enaknya sudah dipaket2in, jadi kita tinggal pilih aja. Menu yang kita pilih adalah bakso malang urat spesial, bakso bakar dan lontong. Konon katanya bakso bakarnya ini yang paling terkenal dan benar aja, pas dimakan, rasanya enak banget. Tak lupa pesan minum es Jeruk nya juga 2 buah :D Untuk porsi makan dan minum 2 orang ini, budget yg dikeluarkan Rp.100.000,-
Bakso malangnya juga enak dan porsinya besar, cukup kenyang walau dari penampilannya sepertinya gak ngenyangin :D tapi untuk kuahnya,kurang terlalu panas, jadi cepat dingin (kebetulan aku penikmat makanan yang masih hangat).

Note :  untuk berkunjung ke lokasi ini harap berhati2 ya, karena bersebelahan dengan rel kereta yang masih aktif dilalui oleh kereta, dan area makan dan rel kereta tsb hanya dibatasi dengan pot2 tanaman. Dan harap bagi yang membawa anak kecil untuk selalu diawasi jikalau anak2 senang bermain di area rel tersebut, karena rel kereta pasti akan menjadi sesuatu hal yang menarik utk anak-anak.

Pengalaman kemarin kesana, ada ibu2 yang sedang ingin mangambil foto si anak si rel tersebut, tiba2 kereta lewat. pengunjungpun ikutan berteriak memperingati ibu tersebut, alhamdulillah anak dan ibu itu tetap selamat. Jadi, berhati-hati ya :)

  • Tujuan kulineran berikutnya adalah ke Toke Oen, di Jl.Basuki Rahmat no.5, yang katanya, kalau ke Malang biar pun cuaca dingin, gak afdol kalo gak mampir ke toko Oen ini.
Toko Oen ini sudah ada sejak 1930, bangunan, tata interiornya bahkan menu2nya masih kental dengan kesan vintage yang dipertahankan oleh pemiliknya. Ketika masuk ke dalam langsung deh berasa banget suasana vintage nya dan cukup adem karena bangunan arsitekturnya yang beratap tinggi khas bangunan jaman Belanda. Juga tulisan2 didalam toko dan menu juga masih menggunakan bahasa Belanda :)

Untuk menu yang kita pilih 2 gelas ice cream ini, kita mambayar dengan harga Rp.100.000,-
Rasa es krim nya klasik dan es krim ini khas banget dengan kekentalan yang dibuat secara home made. Kalau sudah pernah makan es krim Zanggrandi di Surabaya atau es krim Raguza di Jakarta, nah kira2  rasanya  seperti mereka itu, khas home made sejak dulu kala :)



Menu yang kita pilih : es krim peach dan triple ice

Bahkan kunci kamar mandinya masih mempertahankan kunci jaman dulu
Greeting Banner yang ditulis dengan bahasa Belanda


  • Belum puas kulineran ke Malang, kita lanjut lagi cari2 kulineran, sekarang kita ke Es Durian Dempo. Letaknya di SMA Khatolik Santo Albertus,Malang. Jln. Dempo no.7.
Untuk mencari tempatnya agak susah, karena depot ini depot es campur di belakang sekolah, nah sekolahan ini adanya di area perumahan. Kebetulan kita ketemu anak sekolahan yang sedang bermain skate board di area perumahan ini, akhirnya nanya sama mereka letak sekolahan dan depot es ini deh :)
 

Menu khas nya adalah es durian nya (untuk pak suami) dan aku pesannya es campurnya. Es campurnya agak berbeda dengan yang di Jakarta, karena isinya ada kacang hijau, serutan blewah , potongan roti tawar, cincau hitam dan kolang kaling. Es durian di bandrol dengan harga rp.10.000,- dan es campurnya Rp.7.000,- . Harga yang sangat pas untuk kantong siswa dan kita juga tentunya :)

Es durian - Es Campur

Depotnya yang bewarna kuning



Setelah kenyang berkulineran di Malang, kita balik lagi ke hotel kita menginap di Batu, istirahat sebentar dan kita berenang dulu di hotel itu. Airnya cukup adem, gak terlalu dingin, karena kita berenang pada waktu sore hari.

Berenang selesai, kita bersih2 dan sholat magrib dulu. Udah rapi, kita lanjut jalan2 lagi untuk makan malam.
  • Makan malam ini kita ke resto&cafe deZava, letaknya gak terlalu jauh dari Lesehan Sate Kelinci. Jl.Ir.Soekarno, Raya Beji.Kawasan Wisata Kota Batu, Malang.
Aku pesan spagheti dan green tea panas, sedangkan pak suami pesan beef steak dan ice chocolate. Semuanya cukup bayar Rp. 87.000,-. Bangunan resto dan cafe ini bertingkat 2, konsepnya modern, furniturenya minimalis dari kayu pinus dan suasanya sangat cozy seperti cafe pada umumnya dan untuk harga tidak yang terlalu mahal dan makanannya cukup enak.



  • Abis makan malam, belum pas rasanya kalo gak ngemil2 hahahaha...Hari itu judulnya makan terus deh.. Cemilan kali ini kita ke Pos Ketan Legenda 1967 di Alun-alun kota Batu. Ini cemilan juga legenda banget dan gak boleh dilewatkan. Setelah magrib tempat ini sudah antri, tapi antriannya teratur dan gak lama kok, hanya aja tempat duduknya memang selalu penuh.
Kalau keabisan tempat duduk, kita bisa kok duduk2 di alun-alun nya sambil menikmati suasanya kota Batu yang sejuk ini. Cemilan ini harganya cukup bersahabat kok, untuk 2 porsi ketan susu keju, 1 porsi ketan keju susu durian dan susu hangat hanya Rp.50.000,-

Susu sapi hangat ini Batu ini rasanya enak lho, murni banget dan pastinya tidak amis dan segar banget.

Ketan susu keju - Ketan susu keju durian dan susu hangat

Daftar menu Pos Ketan

  • Abis itu kemana lagi? langsung balik ke hotel kah? Tentu tidak..xixixixi...abis dari pos ketan legenda, kita cari angsle, sekuteng khas Malang, harganya Rp.5.000,-. Depotnya terletak di pinggir pemakaman, tenang, gak horor kok, karena banyak depot2 jajanan lainnya....Angsle ini sejenis sekuteng, hanya saja ada putu mayangnya. Abis makan angsle kita bekal lagi tahu petis, enak lho dimakan hangat2, dan murah meriah hanya Rp.5.000,-


Udah ya kulinerannya hari ini, setelah kenyang kulilneran, kita balik istirahat lagi ke hotel. Butuh istirahat setelah seharian muter2 dan kenyang kulineran niy xixixixixixi..
Panjang ya ulasan part 4 ini, isinya panjang ulasan makanan, yang biasanya masing2 orang mengulas di blog dalam beberapa part dan atau 1 orang mengulas dan makan 1 jenis makanan saja, kali ini aku semuanya dijadikan dalam satu part dalam satu hari..hehehehe...maaf ya kalo sampai kebosanan bacanya :)